Jakarta – Entitas investasi asal Singapura, Pacific Universal Investments Pte. Ltd., secara resmi telah menyelesaikan akuisisi 51 persen saham PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI). Transaksi ini melibatkan pembelian 8,46 miliar lembar saham dari PT Satya Mulia Gema Gemilang dengan harga pelaksanaan Rp1.395 per lembar saham, sehingga total nilai transaksi mencapai Rp11,81 triliun.
Menyusul pergantian struktur pengendali tersebut, Pacific Universal bersama CVC Capital Partners akan melaksanakan penawaran tender wajib (Mandatory Tender Offer/MTO) melalui entitas pelaksana Samudra (Investment) Pte. Ltd. dan Ocean Continuum Pte. Ltd. Harga pelaksanaan MTO bagi pemegang saham publik ditetapkan pada Rp1.550 per saham. Harga ini mencerminkan premium sebesar 22 persen dibandingkan rata-rata harga tertinggi harian saham MAPI selama 90 hari terakhir hingga 7 Mei 2026, yang berada di level Rp1.274 per saham.
Direktur Pacific Universal, Sean Gustav Standish Hughes, menyatakan bahwa tujuan utama dari akuisisi ini adalah untuk mengembangkan usaha Grup MAPI di Indonesia serta melakukan penetrasi ke kawasan Asia Tenggara. Transaksi skala besar ini juga memicu fenomena anomali di lantai bursa. Di tengah pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 2,86 persen ke level 6.969,39 pada 8 Mei 2026, aliran masuk modal asing justru mencatatkan angka beli bersih sebesar Rp11,42 triliun, yang mayoritas didominasi oleh transaksi negosiasi saham MAPI
