Indeks

Tinggalkan CFIN di Tengah Pertumbuhan Positif, Harjanto Tjitohardjojo Mundur dari Kursi Dirut Clipan Finance

PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN) mengumumkan pengunduran diri Harjanto Tjitohardjojo dari jabatannya sebagai Direktur Utama secara resmi melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia pada Senin (18/5/2026). Keputusan peletakan jabatan ini cukup mengejutkan pelaku pasar, mengingat hal tersebut terjadi di saat emiten multifinance ini tengah menikmati momentum pertumbuhan kinerja finansial yang signifikan pada kuartal pertama tahun ini.

Berdasarkan dokumen laporan fakta material perseroan, surat pengunduran diri Harjanto sesungguhnya telah diterima oleh manajemen perusahaan sejak tanggal 13 Mei 2026. Langkah pengunduran diri ini diambil karena yang bersangkutan berencana untuk memfokuskan diri pada pengembangan karier serta mengambil kesempatan profesional baru di luar perseroan yang menuntut dedikasi dan perhatian penuh. Transisi kepemimpinan ini tidak akan mengganggu stabilitas operasional seketika, sebab pengunduran diri tersebut baru akan berlaku efektif secara hukum sejak ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026, yang kebetulan bertepatan dengan berakhirnya masa jabatan direksi saat ini.

Kepergian pucuk pimpinan ini menjadi sorotan karena Clipan Finance baru saja menorehkan pencapaian yang solid. Berdasarkan data statistik keuangan perusahaan, perseroan sukses membukukan laba bersih sebesar Rp59,33 miliar pada kuartal pertama 2026 . Angka tersebut merepresentasikan lonjakan pertumbuhan yang tajam sebesar 69,32 persen secara tahunan (year-on-year) dibandingkan capaian pada periode yang sama tahun lalu .

Pondasi bisnis yang kuat ini sempat ditekankan langsung oleh Harjanto sebelum keputusannya untuk mundur. Dalam keterangannya yang dilansir oleh Kontan pada Senin (4/5/2026), ia menjelaskan bahwa akselerasi profitabilitas tersebut tidak terjadi secara kebetulan. “Kinerja perusahaan tetap solid dan profitabilitas dapat terus ditingkatkan yang didorong oleh kombinasi pertumbuhan pembiayaan yang berkualitas, pengelolaan aset yang prudent, serta efisiensi operasional yang berkelanjutan,” ungkap Harjanto. Arah strategis perusahaan kini akan menanti estafet kepemimpinan baru yang akan disahkan pada RUPST mendatang.

google.com, pub-1586342767751139, DIRECT, f08c47fec0942fa0
Exit mobile version