Empat Emiten Grup Bakrie Gelar Rights Issue untuk Restrukturisasi Utang dan Ekspansi

Jakarta – Sejumlah perusahaan tercatat yang berafiliasi dengan konglomerasi Grup Bakrie secara serentak merencanakan aksi penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue. Keempat emiten yang terlibat dalam aksi korporasi ini adalah PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR), dan PT Graha Andrasentra Propertindo Tbk (JGLE).

Perhatian pasar menyoroti PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) yang merencanakan penerbitan 86,7 miliar saham baru dengan harga pelaksanaan sebesar Rp12 per lembar saham dan rasio hak 2:1. Manajemen mengonfirmasi bahwa sebagian besar perolehan dana dari emisi tersebut ditargetkan untuk pelunasan utang perusahaan. Head of Research KISI Sekuritas, Muhammad Wafi, menilai manuver korporasi BNBR didorong oleh urgensi fundamental, khususnya deleveraging atau penurunan beban utang guna menyelamatkan struktur kas perusahaan.

Sementara itu, Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas, Imam Gunadi, memaparkan bahwa langkah kolektif ini merupakan kombinasi antara perbaikan neraca keuangan dan pencarian sumber pendapatan baru. BNBR difokuskan untuk restrukturisasi utang, sedangkan anak usahanya yakni ENRG dan VKTR akan mengarahkan dana publik untuk ekspansi bisnis operasional, serta JGLE untuk menopang proses akuisisi aset properti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-1586342767751139, DIRECT, f08c47fec0942fa0